.Headline NewsHukumKampus IAINKota BengkuluPendidikan

Penertiban Spanduk HMI Sesuai SK Rektor IAIN Bengkulu

Samsuddin : Bukan Perampasan Seperti Yang Dituduhkan

Bengkulu, rafflesianews.com – Terkait perseteruan dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat IAIN, Senin (2/4/2018) Institude Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu melalui Wakil Rektor III menggelar jumpa pers di ruang rapat pimpinan.

Warek III IAIN Bengkulu, DR. Samsuddin, M.Pd

Dihadapan puluhan awak media, Warek III Dr. Samsuddin, M.Pd menjelaskan, penertiban spanduk dan bendera beberapa waktu lalu untuk menjaga suasana yang kondusif sesuai Keputusan Rektor tahun 2013 tentang Etika dan Disiplin Mahasiswa IAIN Bengkulu.

“Dalam pasal 3 SK tersebut dijelaskan, setiap mahasiswa wajib menjaga ketertiban, keamanan dan ketenangan untuk menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan IAIN Bengkulu. Maka itu saya menertibkan semua spanduk termasuk spanduk dan bendera HMI,” terang Samsuddin didampingi Kabag Humas IAIN, Drs. H. Syaifuddin, MM dan Ka.Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi, Sri Ihsan M.Pd.

Warek III DR. Samsuddin, M.Pd didampingi Kabag Humas IAIN, Drs. H. Syaifuddin, MM dan Ka.Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi, Sri Ihsan M.Pd. dalam jumpa pers

Dalam penertiban, Samsuddin mengungkapkan, tidak ada stan maupun orang yang menjaga Spanduk dan bendera HMI melainkan hanya ada dua orang yang tengah duduk disekitar sehingga dirinya bertanya kepada dua orang tersebut mengenai kepemilikan spanduk, namun mereka tidak mengetahui.

“Lalu dilakukan penurunan spanduk dan bendera. Saat itu ada seorang pengendara motor yang bertanya dan langsung masuk kedalam kampus,” ungkapnya.

Bahkan, penertiban tersebut juga bukanlah suatu bentuk perampasan maupun pengrusakan seperti yang dituduhkan HMI.

“Jadi ini penertiban sesuai peraturan IAIN Bengkulu. Spanduk dan Bendera itupun disimpan dengan baik,” tegas Samsuddin sembari menujukan spanduk dan Bendera HMI yang tidak sedikitpun mengalami kerusakan.

Bendera HMI yang tidak mengalami kerusakan sedikitpun usai penertiban

Sementara, Kasubag Publikasi dan Dokumentasi, Sri Ihsan M.Pd menerangkan, dalam Demo pada Kamis (29/3) lalu sekira pukul 09.00 WIB, dirinya bertanya mengenai izin aksi kepada anggota HMI yang juga mahasiswa Drop Out (DO) IAIN Bengkulu, Soprian Ardianto saat menemuinya ditengah aksi untuk meminta Warek III menemui massa akan tetapi tidak dapat dikabulkan karena beliau sedang dinas luar ke Pekan Baru.

“Sopran menemui saya meminta Warek III menemui pendemo, namun beliau sedang dinas luar. Saya pun bertanya mengenai izin demo, Sopran mengaku sudah ada pemberitahuan yang ditujukan ke ke Polsek Selebar ” terang pria yang akrab disapa Ihsan.

Dikatakan Ihsan, pendemo pun tidak mengindahkan peraturan Keputusan Rektor tahun 2013 tentang politik Praktis dan Organisasi Ekstra Kampus. Bahkan, terjadi pemukulan terhadap Security IAIN. Ironisnya lagi, demo tersebut diketahui tidak ada pemberitahuan dari Polsek Selebar. Namun pihak IAIN Bengkulu siap mediasi namun tidak ada tanggapan.

“Kita berupaya mediasi namun tidak ada jawaban,” ujar Ihsan. (leni/adv)

Spanduk HMI yang ditertibkan

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close