Headline NewsHukumKota BengkuluPolitik

Ketua Pijar Desak Caretaker Walikota Usulkan Ke KASN Pusat, Pecat Wilson !!!

Apriansyah (Rian) Ketua Pusat Informasi Jaringan Rakyat (PIJAR) Institute

Kota Bengkulu,rafflesianews.com– Plt Walikota Bengkulu Budiman Ismaun M.Pd diminta pecat Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu Wilson, SE pasca sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelewangan dan korupsi pengelolaan anggaran kegiatan rutin di DPPKA Kota Bengkulu. Hal ini disampaikan Ketua Ormas Pusat Informasi dan Jaringan Rakyat ( PIJAR) institute, Apriansyah, Senin (12/03/2018).

Menurutnya jika mengacu pada Peraturan Pemerintah terkait regulasi (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Salah satu aturan yang tertuang dalam PP yakni pemberhentian PNS dengan tidak hormat apabila tersandung hukum akibat kasus korupsi.

“Jika sudah terbukti korupsi kenapa Wilson belum diberhentikan?,” terang Apriansyah.

Menurutnya Caretaker Walikota memiliki kewenangan usulan pemecatan terhadap adik kandung Sekretaris Daerah Kota Bengkulu. Lantaran jika mengacu pada PP Nomor 11 Tahun 2017 pasal 250 dijelaskan kriteria ASN yang diberhentikan tidak dengan hormat apabila melakukan penyelewengan terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“ASN yang telah dipidana dengan pidana penjara atau kurungan dan telah di hukum berdasarkan putusan pengadilan, artinya sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Jadi pelaku tindak pidana kejahatan akan diberhentikan tidak hormat,” jelas pria yang akrab disapa Rian ini.

Untuk menyampaikan aspirasi tersebut, Rian mengakui dalam waktu dekat akan mengadakan hearing dengan Caretaker Walikota. Lantaran belum diberhentikannya Wilson dari PNS juga melanggar Peraturan untuk ASN yang keluarkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 30 Maret 2017.

“Peraturan Presiden mulai berlaku setelah disahkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly pada 7 April 2017 lalu. Maka itu kita akan melakukan hearing,” jelasnya.

Sementara itu terkait kasus suap yang menyeret hakim Tipikor Bengkulu yang melibatkan kakak kandung Sekda kota Bengkulu, Ketua Forum Komunikasi LSM dan Pers (FK-LSM dan Pers) Provinsi Bengkulu Agus Suparmin menegaskan, Carateker Wali Kota Bengkulu Juga wajib merekomendasi dan mengusulkan surat Pemecatan kepada KASN Pusat.

“Jika Oknum ASN yang terlibat korupsi tidak diusulkan pemecatan KASN oleh Kepala Daerah, negara akan terus dirugikan oleh Oknum ASN yang terlibat Korupsi. Pasalnya yang bersangkutan walaupun menjalani hukuman masih terus menerima gaji,” Ujar Agus Suparmin yang bisa di sapa Agus Kisut.

Tak hanya itu, Ia menuturkan semestinya yang bersangkutan diberhentikan sementara sembari menunggu keputusan dari KASN pusat.

“Ini yang namanya ketegasan sehingga memberikan efek jera bagi PNS yang berniat untuk korupsi,” terang Agus Kisut.

Diketahui pada tahun 2017 adik kandung Sekretaris Daerah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Keuangan dan Plt Kepala DPPKA Kota Bengkulu Wilson, telah di vonis hakim 1 tahun 6 Bulan kurungan akibat kasus Korupsi. Usai vonis, mencuat kasus OTT yang diduga sebagai suap untuk back up kasusnya agar putusan Hakim lebih ringan.

Saat itu, OTT tersebut menjerat Hakim Tipikor Bengkulu dan Kakak Kandung Sekda Kota Bengkulu yang saat ini ikut mendekam di penjara bentiring kota Bengkulu. (rian)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close