Kota BengkuluPolitik

Kadishub Kunjungi Sedkot Klarifikasi Peristiwa Miskomunikasi

Saat Hearing Ke DPRD Kota

BENGKULU,rafflesianews.com – Peristiwa miskomunikasi yang hampir terjadi bentrok antara Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu dengan Anggota DPRD Kota Bengkulu, Hamsi dan Suimi Fales saat menggelar hearing di kantor DPRD Kota Bengkulu pada Senin (05/03/18) kemarin ternyata hanya miskomunikasi, karena saat itu kedua belah pihak ada melontarkan bahasa yang seharusnya tidak layak di ungkapkan dihadapan umum.

Hal ini terungkap saat Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Bardin ketika berkunjung dan menghadap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Marjon. Pada Selasa (06/03/18) tujuannya untuk melakukan klarifikasi terkait peristiwa kesalapahaman antara dirinya dengan Anggota DPRD kota Bengkulu saat menggelar acara Hearing  pada Senin (05/03/18) lalu.

“Kejadian saat itu hanya miskomunikasi, makanya saya menghadap Pak Sekda untuk menjelaskan persoalan yang sebenarnya, dan juga mengklarifikasi agar peristiwa kesalapahaman ini tidak diperpanjang serta di selesaikan dengan baik, ” Keluh Bardin

Ditempat yang sama usai berdialog dengan Bardin diruangannya, menurut Marjon menjelaskan, tujuan kedatangan Bardin menemuinya adalah untuk mengklarifikasi persoalan yang terjadi antara Kadishub itu dengan 2 orang wakil rakyat yang terjadi dalam hearing membahas soal persoalan pasar tempo hari.

“Jadi tadi beliau menghadap, melapor tentang persoalan kemarin itu. Ya terjadi miskomunikasi lah, persoalannya soal ‘bahasa’, maka itu beliau juga menyadari keduanya tidak patut mengeluarkan bahasa seperti itu, bagaimana bahasanya saya tidak dengar. Dan beliau mengatakan ya sudah gitu kan, saat ini sudah tidak ada masalah lagi,” jelas Marjon.

Menanggapi permasalahan tersebut, Marjon pun meminta agar kedua belah pihak tidak memperpanjang permasalahan ini, dan kedepannya peristiwa seperti ini  jangan sampai terulang lagi.

“Kedepan kita bangun komunikasi yang lebih baik, mungkin saat itu suasana sedang tidak kondusif. Saya pikir permasalahan ini tidak perlu diperpanjang, Mari saling memaafkan. Kemudian saya mintak kalau bertemu jangan sampai bermusuhan, Anggap saja permasalahan  ini tidak perna terjadi,” Kenapa saya katakan seperti ini, Karena  disamping kita malu dihadapan publik, kita juga sudah tua,” Ungkap marjon menasehati.

Selain itu dikatakan marjon terkait evaluasi kerja Kepala OPD serta kinerja Dishub yang sempat disinggung oleh anggota Dewan saat hearing, dirinya pun mengatakan tak dapat serta merta mempersalahkan kinerja OPD hanya karena ada program yang belum usai dikerjakan.

“Saya pikir untuk melakukan evaluasi setiap OPD hanya karena ada persoalan pekerjaan yang belum selesai nampaknya tidak tepat, sebab kita juga tidak bisa serta merta  untuk berbuat hal yang demikian, semua nya membutuhkan proses. Kecuali kalau pelayanan terhadap masyarakat ada yang tidak baik baru dikatakan tidak baik. Tapi sejauh ini kan sesuai dengan kemampuan, kalau semua mau dilayani seketika kan tidak mungkin.”Tegasnya  menambahkan

Lanjutnya lagi” Kita juga tidak bisa menyalahkan Dishub Kalau ada pekerjaan ataupun pelayanan yang belum di selesaikan, Begitupun juga terkait dengan lampu, Jangan hanya karena ada lampu yang belum menyala langsung dikatakan kinerja dishub tidak becus, Ya bagaimana mau hidup kalau kondisi lampu masih dalam perbaikan, Maka saya berharap kedepannya agar sama-sama kita saling memahami lah,” demikian Saran Marjon (ispahri)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close