DPRD KotaKota BengkuluPolitik

Tindaklanjuti Sidak Barukoto Dan Panorama, DPRD Kota Gelar Hearing

Bengkulu, rafflesianews.com – Menindaklanjuti Inspeksi medadak (Sidak) pasar Barukoto dan pasar panorama, DPRD Kota Bengkulu menggelar hearing Gabungan dari Komisi satu, dua dan tiga, Senin (26/2) di ruang Raflesia DPRD Kota Bengkulu.

Selain dihadiri Anggota DPRD Kota Bengkulu, dalam Hearing yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Iswandi Ruslan ini juga dihadiri Dinas Lingkungan Hidup Kota dan dinas terkait.

Suasana hearing DPRD Kota Bengkulu Bahas pasar Barukoto dan Panorama

Dalam hearing itu, Komisi III membahas masalah pengelolaan sampah di Pasar Barokoto dan Panorama, karena sampah di pasar itu menumpuk menyebabkan drainase air menjadi tersumbat. Dikatakan Iswandi Ruslan, masalah sampah tidak hanya dialami Kota Bengkulu, juga diberbagai kota besar yang ada di Indonesia.

“ Masalah sampah ini banyak dikeluhkan masyarakat maupun pedagang, dimana sampah berserakan serta kurangnya sarana dan prasarana di pasar,” katanya.

Namun demikian Iswandi Ruslan sangat menyayangkan saat menggelar hearing, ketidak hadiran Dinas (PUPR) Kota Bengkulu dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota terkait persoalan yang dibahas hari ini.

”Amburadulnya kondisi pasar, banyaknya sampah, serta peraturan yang dijelaskan, harus juga selesaikan pada Perda Tentang Pasar agar dapat di tindaklanjuti, serta harapan untuk Dinas Lingkungan Hidup yang hadir hearing ini ada kerja yang nyata agar dapar bergerak dengan cepat ” ungkap Iswandi.

Sementara itu, diungkapkan Kadis Lingkungan Hidup Kota Bengkulu Syarnubi, tahun ini akan ada penambahan 12 unit bak sampah (contrainer) yang akan ditempatkan di beberapa titik oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu. Semua sarana yang ada tidak seimbang baik truk sampah dan lain sebagainya.

“Satu unit bak sampah contrainer hanya mampu bertahan selama dua tahun, untuk itu maka perlu adanya pembaharuan setiap tahunnya. Kami berharap ada pemambahan lagi, karena kita punya bak contrainer hanya 42 buah saja. Sekitar 126 unit lagi continer idealnya di Kota Bengkulu, ” demikian Syarnubi. (leni/adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close