DaerahRejang Lebong

Sigap, PMI Rejang Lebong Bantu Korban Banjir

Rejang Lebong rafflesia news.com : Sekitar Pukul 20.00 Wib, Jum’at (1/3), Puluhan Rumah di kelurahan Talang Benih dan Kelurahan Jalan Baru terendam Banjir, Ada sekitar 50 Kepala Keluarga yang terdampak.

Banjir tersebut diperkirakan diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur Kabupaten Rejang Lebong sejak sore hari tadi dan masih seringnya Pembuangan sampah dialiran Sungai sehingga membuat aliran sungai Air Duku meluap.

Mendengar kabar tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rejang Lebong langsung menuju lokasi untuk membantu Masyarakat yang sedang tertimpa Musibah.

Dari Pantauan Tim Media Center Rejang Lebong, Tampak Ketua PMI Kabupaten Rejang Lebong, Hendra Wahyudiansyah langsung turun ke beberapa titik yang terdampak Banjir.

Mengantisipasi jika terjadi Banjir Susulan,Tim PMI Rejang Lebong juga mendirikan Tenda Darurat untuk Warga yang rumahnya terkena banjir cukup berat yakni di gang Bendungan, Kelurahan Talang Benih.

Ketua Pmi Kabupaten Rejang Lebong, Menuturkan, akan terus berupaya untuk membantu warga yang tertimpa Musibah, dan akan selalu sigap, Cepat, dan tanggap jika ada Bencana yang melanda.

“Jika terjadi Bencana, Kami akan selalu siap, kami juga akan berupaya memberikan Pelayanan terbaik, Serta berkoordinasi kepada BPBD, Damkar, Tagana, serta pihak terkait, dan alhamdulilah Semua pihak pada malam ini telah bekerja semaksimal mungkin tanpa mengingat lelah,” Tuturnya.

Hendra juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak mendirikan rumah dibibir sungai yang rawan banjir, Karena ditakutkan akan berakibat fatal jika Sungai tersebut meluap, Dan ia Berharap kedepannya masyarakat tidak membuang sampah sembarangan lagi terutama dialiran sungai.

“Kami berharap kepada masyarakat khususnya untuk tidak membuang sampah sembarangan lagi agar tidak terjadi luapan lagi, Dan saya menghimbau untuk warga untuk tidak lagi mendirikan rumah tepat dibibir sungai yang rawan meluap,” tutup Hendra saat diwawancarai Tim Media Center seusai pengecekan Lokasi terdampak. (Oi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close