Kota BengkuluPolitik

Sekkot Izinkan Kejari Geledah Dua Kantor

Demi Untuk Transparansi Publik

BENGKULU,rafflesianews.com– Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu terus melakukan pengungkapan terhadap dugaan penyimpangan anggaran pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu senilai Rp500 juta.

Rabu (31/1/2018), Tim Kejari Bengkulu melakukan penggeledahan terhadap Kantor Walikota dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Kota Bengkulu.

Sekretaris Kota (Sekkot) Bengkulu, Marjon, menyampaikan bahwa dirinya sudah diberitahu terkait pemeriksaan ini.

Demi kepentingan penyidikan dan informasi publik, Marjon mempersilahkan jika ruangan kerjanya diperiksa Kejari.

Baca juga: Kajari Dalami Kasus Rp500 Juta Ucapan Sofyan

Selain ruangan Sekkot, di Kantor Walikota, Kejari Bengkulu juga menggeledah ruang Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Bengkulu.

Kepada jurnalis, Kepala Sesi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Oktalian Darmawan mengatakan, penggeledahan dilakukan terkait pencarian dan pengumpulan dokumen-dokumen Perwal terkait adanya dugaan penyimpangan anggaran pada DPPKA Kota Bengkulu senilai Rp500 juta masa kepemimpinan Kepala Dinas M Sofyan.

Sebab, kata Oktalian, dari hasil penyelidikan sampai ke penyidikan ada indikasi penyelewengan. Menurut dia, tidak menutup kemungkinan penggeledahan akan dilakukan di tempat lain.

“Yang jelas apa yang kita butuhkan terkait dokumen yang kita cari disimpan dimana kita akan cari,” demikian Oktalian. (phri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close