Headline NewsKota Bengkulu

Perkuat Investasi di Masa Pandemi Covid-19, Pemprov Bengkulu Terus Optimalkan Pelayanan

Bengkulu, rafflisianews.com – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melalui Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Yuliswani mengatakan, atas kebijakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) terkait Diplomasi Ekonomi Indonesia di masa Pandemi Global Covid-19, Pemprov Bengkulu terus mengoptimalkan layanan bagi para investor untuk menanamkan investasi di wilayah Bengkulu.

Hal ini lanjut Yuliswani, mengingat bahwa kebijakan ekonomi dan bisnis sebagian besar negara-negara saat ini mengarah kepada investasi ke banyak negara khususnya ke negara berkembang, dibandingkan berinvestasi atau memasok produk ke satu negara saja. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini sebagian besar negara terpaksa membatasi pasokan produk, seperti ke negara Cina maupun negara maju lainnya.

“Jadi menurut Kemenlu hal ini menjadi peluang bagi pemda-pemda di Indonesia untuk membuka selebar-lebarnya peluang investasi di daerah masing-masing,” jelas Asisten II Setda Provinsi Bengkulu usai mengikuti Virtual Meeting Seminar “Diplomasi Ekonomi Indonesia dan Pandemi Global Covid-19” Ditjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu RI, di Ruang Kerjanya, Kamis (16/07).

Terkait hal tersebut, Pemprov Bengkulu telah menyiapkan fasilitasi dan peluang investasi bagi para investor dengan mengoptimalkan layanan.

“Terkait hal ini pihak Kemenlu RI menyatakan siap untuk mengkomunikasikan jika daerah telah menyiapkan paparan investasi. Sehingga fasilitasi bisa disiapkan, baik dipaparkan per wilayah maupun per jenis industri,” pungkasnya.

Data Kemenlu RI menyebutkan akibat pandemi Covid-19 menyebabkan negara-negara yang akan berinvestasi dirugikan jika hanya memasok produk ke satu negara saja. Terlebih rantai pesokan banyak dilakukan di RRC dan negara sekitarnya, sementara RRC diketahui sebagai negara utama penyebar pandemi tersebut.(mc)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close