Bengkulu Utara

Pengembangan Ekonomi Prediktif, Disnakertrans Berikan Bantuan Ke Masyarakat

BENGKULU UTARA, rafflesianews.com – Pembangunan ekonomi pada umumnya adalah untuk peningkatan pendapatan riil serta adanya unsur keadilan atau pemerataan dalam penghasilan dan kesempatan dalam berusaha.

Dengan mengetahui sasaran dan tujuan, serta kelemahan dan kelebihan yang dimiliki oleh suatu daerah, maka strategi pengembangan potensi yang ada pada daerah tersebut akan lebih terarah dan strategi tersebut akan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah.

Strategi pembangunan ekonomi daerah tentunya sangat penting setidaknya ada beberapa peran yang dapat dijalankan oleh pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah seperti hal nya kegiatan usaha yang baru-baru ini di lakukan Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Bengkulu Utara.

” Kegiatan ini penggalian sumber daya manusia (SDM) yang bernilai Selain itu, melibatkan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya ekonomi daerah, hal ini terkait dengan yang diharapkan sebagai wadah berbagai produk kerajinan kreasi masyarakat yang  bertujuan menambah nilai ekonomi di tengah keluarga,” ujar

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bnegkulu Utara, Fahrudin melalui Kepala Bidang Penyiapan Sumber Daya Manusia Dan Perluasan Kesempatan Kerja  Herma Hayani kepada referensipublik, Kamis (29/3).

Dikatalan Herma, masyarakat dituntut untuk terlibat secara aktif dan inovatif dalam mendorong aktivitas dan kreatifitas dalam menjalankan bisnis yang sudah dibekali.

Menurut dia, ini merupakan asset yang perlu diberi pembinaan kalau dikemas secara profesional karya, dan hasil mereka nanti ini pastinya mempunyai  nilai jual.

Pemerintah daerah dan masyarakat selaku pelaku usaha adalah dua kelompok yang paling berpengaruh dalam menentukan corak pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Pemerintah daerah mempunyai kelebihan dan tentu saja juga mempunyai keterbatasan dalam hal lain, demikian juga masyarakat sebagai pelaku usaha. Sinergi antara keduanya untuk merencanakan bagaimana menumbuhkan ekonomi didaerah yang terarah perlu menjadi pemahaman bersama.

Disamping itu, Pemerintah daerah mempunyai kesempatan menyediakan berbagai sarana dan peluang, serta menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat.

Sementara masyarakat selaku pelaku usaha mempunyai kemampuan mengenali kebutuhan orang banyak, dan dengan berbagai inisiatifnya, untuk memenuhi kebutuhan itu. Sehingga membuat roda perekonomian berputar, menghasilkan gaji dan upah,” ujar Herma.

Ditambahkan Herma, gagasan ini salah satu peningkatan pengentasan kemiskinan dan mengembangkan usaha yang sudah ada serta menumbuhkan usaha yang baru.

Kegiatan ini sasarannya ibu-ibu rumah tangga, dari mulai bimtek, praktek yang melibatkan instruktur lokal sampai kepada pemberian peralatan secara gratis sebagai modal usaha yang akan di lakukan oleh masyarakat selaku pelaku usaha agar kedepannya dapat berkesinambungan.

” Kita akan pantau selama triwulan ke depan. Kalaupun ada kendala kita akan berikan solusi, prinsipnya peralatan yang sudah diberikan harus digunakan, dan tidak boleh diperjual belikan,” ungkapnya. (sls)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close