advbengkulu selatanBengkulu SelatanDaerahMannaNasionalp.mannaPolitik

Musrenbang Sekecamatan, Pemda BS Usaulkan 9 Program Prioritas Pembangunan 2019

Bengkulu Selatan,rafflesianews.com– Rencana pemerintah Kabupaten Bengkulu selatan untuk meningkatkan infrstruktur pembangunan pada tahun 2019 ada  9 (Sembilan) program yang menjadi prioritas dalam usulan pada tahun anggaran 2019  mendatang.  Hal ini disampaikan oleh Bupati Bengkulu selatan H. Dirwan Mahmud, SH, pada acara Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) tentang Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD) di tingkat kabupaten pada tahun 2019  digelar di Gedung Pemuda Manna kamis (23 /3/18) lalu.

Dari hasil pembahasan dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang)  tersebut  yakni : Pembangunan lapangan udara perintis di lapter 1 Padang Panjang Kabupaten Bengkulu Selatan, Pembangunan Pelabuhan Ikan (PPI) Terletak di Desa Pasar Pino Kecematan Pino, Pembangunan SMK Penerbangan dan SMK Perikanan, Pembangunan jembatan Muara Danau, Pembangunan jembatan untuk mendukung pariwisata di Pasar Bawah, pembangunan Jembatan jalan Penghubung pelabuhan PPI Pasar Bawah dan areal persawahan di Desa Ketaping.

“Sedangkan untuk pembangunan pelabuhan pendaratan ikan sudah kita siapkan semua kelengkapan administrasinya, mulai dari DED, feasibility study (Fs), masterplan dan amdalnya, termasuk usulan review untuk masuk masterplan PPI nasional juga sudah kami usulkan ke Kementerian kelautan dan perikanan,” Kata Bupati Diwan Mahmud dalam kata sambutannya.

Selain itu menurut Bupati Diwan Mahmud, Dirinya sudah menusulkan untuk Pembangunan tebat gelumpai, tebat besak di Ulu Manna, dan danau di Air Nipis, kemudian pembangunan jalan di kawasan agribisnis yang menghubungkan antara Kecamatan Bunga Mas, ke Kedurang, Seginim, Kedurang Ilir, dan Air Nipis. Terus, pembangunan jalan provinsi mulai dari Kayu Kunyit hingga ke Kecamatan Seginim-Air Nipis. “Karena saat ini ruas jalan tersebut  kondisinya kurang lebar, padahal arus lalu lintas saat ini sudah ramai dan padat serta sudah banyak jalan yang berlubang,” Janji Bupati.

“ Agenda pembangunan yang menjadi proritas dalam usulan kami kedepannya  adalah pembangunan jalan di kawasan agribisnis yang menghubungkan antara Kecamatan Bunga Mas, ke Kecamatan Kedurang, dan Kedurang Ilir, Kemudian pembangunan jalan provinsi mulai dari wilayah kecamatan Kayu Kunyit hingga ke desa Air nipis Kecamatan seginim .“Karena ruas jalan tersebut  kondisinya saat masih sempit untuk di lawati oleh kenderaan,  Maka  dari itu kita usulkan 2019 ini jalan di wilayah itu harus di bangun dan dilebarkan lagi” Terang Dirwan menambahkan

Lanjut Dirwan Mahmud,  Selaku kepala daerah saya sudah sepakat dengan Bapak  Gubernur Bengkulu untuk membangun penambahan lantai tiga dan empat  pada gedung perpustakaan daerah. Karena keaktifan perpustakaan daerah ini tidak hanya pemprov Bengkulu yang memberikan apresiasi, Tetapi sudah menjadi perbincangan di tingkat nasional, ,” Ungkap bupati.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bengkulu Selatan Ir. Jonior Hafiz kepada wartawan menjelaskan, Dari jumlah 1496 usulan musrenbang se-kecamatan kabupaten Bengkulu selatan setelah diskoring melalui sistem aplikasi e-planing menjadi 518 usulan, dengan rincian dana sebesar Rp 572 miliar lebih yang akan di anggarkan.

“Untuk usulan OPD dari jumlah 2294 usulan menjadi 1128  usulan. rincian dana dana yang dibutuhkan sebesar Rp 636 miliar lebih. Dan ditambah usulan kegiatan untuk reses anggota DPRD Bengkulu Selatan sebanyak 559 usulan, Namun Ini belum fix, karena akan disesuaikan dengan kemampuan APBD kita nanti.,” Papar Jonior.
Dikatakan Kepala Bappeda Jonior. Untuk mengkaper anggaran 9 usulan prioritas diatas, mengingat  pagu anggaran di daerah kondisinya tidak mencukupi, untuk penambahan anggaran dana pihaknya telah mengajukan Anggaran dana sember APBD ke pemerintah Provinsi Bengkulu.

“ Mudah-mudahan usulan penambahan anggaran untuk mencukupi 9 program pembangunan ke pemerintah provinsi Bengkulu dapat di setujui oleh gubernur, kita berdoa saja”Ucap (Jonior-red) Lanjutnya lagi  Nilai pendapatan daerah Bengkulu selatan  dari tahun 2016  mengalami penurunan, dari jumlah Rp 1,06 triliun turun menjadi Rp 979 miliyar. Sedangkan  tahun 2017 sampai tahun 2018 turun mencapai diangka Rp 900 miliar,” Tutup Jonior (Yanto) Adv

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close