Headline NewsKampus IAINKota BengkuluPendidikan

Kemenag RI Siapkan 5 Ribu Beasiswa

Program Doktor

Bengkulu, rafflesianews.com – Untuk meningkatkan kualitas SDM, Kementrian Agama (Kemenag) RI membuka peluang 5 ribu beasiswa bagi alumni IAIN Bengkulu maupun masyarakat Bengkulu yang ingin meneruskan studi S3 ke luar negeri. Hal tersebut disampaikan koordinator program 5000 doktor Dirjen Kemenag RI, Arif Zamhari, Ph.D dalam acara “International Seminar On Education, Scholarship Talk, And IDP Education Expo” yang digelar di Aula Prof KH Jama’an Nur Gedung Pasca Sarjana IAIN Bengkulu Rabu (14/3/2018).

“Program doktor tersebut telah dipersiapkan untuk 5 ribu orang,” uajr Arif.

Dijelaskannya, beasiswa tersebut juga diperuntukan bagi mahasiswa yang kuliah dengan biaya sendiri namun tidak selesai karena faktor ekonomi, maka pihaknya dapat membantu hingga selesai.

“Jadi kita akan bantu,” kata Arif.

Sementara panitia acara Abdul Aziz mengatakan, kegiatan ini merupakan pameran pendidikan atau education expo terbesar yang pernah diadakan di Bengkulu, hal itu ditandai dengan hadirnya 4 perwakilan universitas dari Australia. Selain itu ini juga kesempatan besar bagi alumni IAIN yang hendak melanjutkan cita-cita.

“Program pasca sarjana ini merupakan peluang besar bagi sarjana yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan,” pukas Aziz.

Dirinya pun berharap kedepan semakin banyak lulusan IAIN Bengkulu juga masyarakat Bengkulu yang akan melanjutkan pendidikan jenjang S2 dan S3 ke luar negeri untuk meningkatkan kualitas SDM.

“Diharapkan peserta mendapatkan informasi langsung dari pihak IDP dari Jakarta dan berkonsultasi langsung kepada 4 university yang kita undang,” demikian Aziz.

Dalam acara yang dihadiri Wakil Rektor III Dr Syamsudin, Wakil Rektor II Dr Moch Dahlan dan dosen, karyawan serta mahasiswa IAIN Bengkulu, Awardee of LPDP Scholarship Queen’s Universoty Belfast Andri Saputra, M.Sc, Northern Ireland sekaligus Academic Manager of English Academy Bengkulu dan IELTS Trainer. Hadir pula perwakilan 4 Universitas dari Australia yakni Patricia Kelly dari Curtin University, Robby Soeharto dari Monash University dan Fajri Adrianto, Ph.D dari Queensland University of Technology serta Fitria Arsianti dari University of Queensland. (leni)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close