MannaPendidikan

Kegiatan Swakelolah Dan APBD Dinas Dikbud Bengkulu Selatan Kurang Pengawasan

Bengkulu selatan, Rafflesianews.com – paket kegiatan rehabilitasi ruang kelas belajar dan pembangunan pagar sekolah melalui dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Bengkulu selatan tahun anggaran 2017 dinilai kurang pengawasan dan sangat berdampak buruk berpengaruh fisik serta kwalitas ketahanan bangunan sangatlah diragukan.

Hal ini di ungkapkan langsung oleh sekeretaris DEWAN PIMPINAN DAERAH ORMAS FRONT PEMBELA RAKYAT (ORMAS FPR) kabupaten Bengkulu selatan, Bambang Putra kepada wartawan raflesianews.com, kepada wartawan sekretaris DPD Ormas FPR kabupaten Bengkulu selatan mengatakan “ berdasarkan pantawan kami dilapangan terkait proyek rehabilitasi ruang kelas belajar di beberapa sekolah yang ada dikabupaten Bengkulu selatan terkesan dikerjakan asal-asalan dan lebih janggalnya diduga kuat saat pelaksanaan pengerjaan rehabilitasi ruang kelas belajar tersebut kurang pengawasan dari dinas instansi terkait.

Sehingga hal ini dimanfaatkan oknum-oknum nakal untuk melakukan fraktek-fraktek kecurangan sehingga didapat ditampsirkan kwalitas suatu pekerjaan sangat diragukan kwalitasnya dan tidak menutup kemungkinan bangunan-bangunan yang telah mengahabiskan uang negera yang terbilang sangat besar itu tidak bertahan lama dan umur bangunan berusia pendek. Ucap Bambang.

Lanjut Bambang “ untuk pengadukan semen batu pasir saja tanpa mengunakan bak adukan, padahal jelas didalam Rencana Anggaran belanja (RAB) tertera aitem untuk anggaran bak adukan, namun sangat janggal jika pekerjaan pengadukan dilakukan di tanah liat. Ini bisa berdampak adukan semen pasir bercampur tanah. Jelas sekretaris DPD Ormas FPR.

Adapun paket kegiatan yang telah kami pantau antara lain: pembangunan pagar SDN 20 yang pelaksanaannya dikerjakan oleh CV.TANJUNG MULIA, Rehabilitasi ruang Kelas belajar SDN 20 SDN 20 Kontraktor pelaksana CV. VIKO UTAMA, rehabilitasi ruang kelas belajar SDN 51 bengkulu selatan dikerjakan secara swakelola, swakelolah SDN 44, pembangunan UGB SKB. Bambang putra juga menambahkan untuk kedinas pendikan dan kebudaayan kami sudah melakukan klarifikasi dan menyampaikan hal ini ke pihak dinas namun sampai berita ini diturukan belum juga ada tanggapan dari pihak Dikbud Bengkulu Selatan tutupnya…(12)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close