Bengkulu UtaraDaerahHeadline News

Gubernur Rohidin Silaturahmi di Desa Penyangkak Bengkulu Utara

Bengkulu Utara, rafflesianews.com – Dalam kunjungan kerja ke Bengkulu Utara, Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah menghadiri langsung Silaturrahmi dan Dialog Pembangunan Bersama Masyarakat bertempat di Desa Penyangkak Kecamatan Kerkap pada Minggu (09/02/2020).

Dalam kesempatan ini tampak mendampingi Gubernur Bengkulu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamkah Sabri dan Unsur Kepala OPD serta turut dihadiri Perwakilan Polsek Kodim, Kades se-Kecamatan Kerkap, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan ini, Kepala Desa Penyangkak Yahadi mengucapkan terima kasih atas kedatangan Gubernur Bengkulu dan rombongan yang telah menyampatkan hadir untuk meninjau kondisi dan mendengar keluhan masyarakat setempat.

“Kami sebelumnya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pak Gubernur dan rombongan Pak, kami mohon maaf jikalau penyambutannya seadanya. Sebelumnya kami tidak bisa tidur untuk menunggu hari pagi pak, untuk bisa bertemu dengan Bapak. Seumur saya, umur saya sudah 50 tahun pak, kali ini baru pertama kali dikunjungi Gubernur untuk bertemu langsung dengan kami disini,” ujarnya.

“Disini turut hadir Kades se-Kecamatan Kerkap pak, untuk Pak Kades ayo pak silahkan sampaikan keluhan kita mumpung orang nomor satu di Provinsi Bengkulu ini hadir bersama kita pak. Bapak sudah melihat sendiri kondisi jalan, batang pepohonan mungkin telah banyak habis karena kami gunakan gotong royong bersama pihak Polsek dan Danramil untuk menormalisasi jalan. Kami sangat berterima kasih pak telah mau turun dan bertemu langsung bersama kami, kami sangat tersanjung dan gembira pak,” tambahnya.

Pada dialog ini, Gubernur Bengkulu langsung mendengar keluhan-keluhan dari Kades-kades mengenai jalan, drainase/siring, Motor Dinas, masalah PAD Desa, dan lain sebagainya.

Gubernur Bengkulu dalam dialog ini, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang telah menyiapkan silaturrahmi tersebut, sedikit pemaparan terkait upayanya membangun Bengkulu dan juga pembagian Kepala OPD/Penjabat Esselon yang memang mengutamakan keadilan dan tidak memandang kesukuan. Terkait keluhan masyarakat, Gubernur akan segera menindaklanjuti dan juga meminta kepada Kades untuk mempelajari pihak yang berkewenangan mengatasi keluhan-keluhan yang telah disampaikan karena semuanya memiliki mekanisme.

“Dalam kunjungan kali ini saya bersama rombongan meninjau langsung kondisi di Bengkulu mulai dari Kaur ke Muko-muko, Kota Bengkulu hingga Perbatasan Padang. Maksud saya untuk memetakan pembangunan dan setiap Desa-desa yang tersebar paling tidak, pernah saya kunjungi. Mungkin banyak yang bertanya kenapa rombongan Pak Gub ini banyak, ini sengaja saya ajak pak, Pejabat Esselon 4-5 orang saya bagi untuk 9 Kabupaten 1 Kota , walaupun orang Gubernur orang Manna tidak semua Esselon orang Manna tapi kita bagi. Tujuannya agar rasa memiliki Pemerintah Provinsi Bengkulu itu betul-betul terjaga,” ujarnya.

“Tidak hanya itu, Esselon II dari Bengkulu Utara ini ada Pak Murlin, Pak Rusdi, Pak Edi, jadi jikalau tidak langsung bertanya atau menyampaikan keluhan ke saya bisa ke mereka menjadi tujuan utama. Saya meminta Pak, jangan menghindar jikalau ada masyarakat yang menyampaikan keluhan, bukan hanya soal jalan, tapi juga keluhan lainnya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menormalisasi beberapa titik jalan dan jembatan di Bengkulu Utara diantaranya Jalan dari Tugu Polwan-Tanjung Agung, Jalan Perbo-Pematang Tiga, Jalan Batik Nau-Lubuk Banyau Jembatan Tanjung Agung Palik yang masih dalam tahap pengerjaan, serta Jembatan Lubuk Mindai.(tim/adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close