.Headline NewsKampus IAINKota BengkuluPendidikan

Evan : Ciptakan Suasana Kondusif, Tidak Perlu Diperuncing

Bengkulu, rafflesianews.com – Menanggapi polemik yang terjadi antara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat IAIN terkait penertiban spanduk yang dilakukan Wakil Rektor (Warek) III Dr. Samsudin, M.Pd pada Rabu (28/03) lalu, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (IKA FUAD) IAIN Bengkulu. H. Evan Trijasa, S.Sos.I ikut menengahi. Menurutnya hal ini tidak perlu dibesar-besarkan.

“Jangan diperuncing. Sebagai kader Islami, hendaknya mengedepankan Etika dan menjunjung tinggi musyawarah mufakat,” himbau Evan saat dihubungi via handphone usai Demo HMI, Senin (2/4/2018).

Dikatakan Evan, polemik ini seharusnya bisa diselesaikan melalui mediasi. Apalagi dalam keterangan persnya, Dr. Samsudin, M.Pd selaku Warek III sudah meminta maaf atas ketidaknyamanan dalam penertiban atribut HMI dan bersedia untuk duduk semeja. Bahkan IAIN Bengkulu saat ini tengah mempersiapkan diri untuk alih status dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Selain itu, di Kota Bengkulu akan menghadapi Pilwakot, hendaknya kita menciptakan suasana kondusif.

“Mediasi dengan mengedepankan musyawarah. IAIN kan lagi sibuk mempersiapkan diri alih status, jadi ciptakan suasana kondusif, dan jangan sampai kejadian ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak menginginkan kampus IAIN tidak kondusif dan fokus menghadapi alih status,” tegas Evan yang juga dikenal sebagai aktivis.

Menurut Evan, dalam penertiban Spanduk dan bendera HMI yang dilakukan Warek III, ia menilai tidak ada unsur perampasan, Arogansi maupun penghinaan melainkan menegakkan aturan.

“Yang namanya perampasan itu diambil paksa. Namun, wakil rektor hanya mengamankan. Buktinya, atribut tersebut masih utuh dan disimpan. Jika dikatakan arogansi, letak arogannya dimana. Jika dikatakan penghinaan, Warek III tidak membakar atau merobek bendera tersebut. Melainkan diturunkan dan disimpan dengan baik. Ini bagian dari pembelajaran agar dalam berorganisasi kita tetap menjung etika,” Tutup Alumni Jurusan Dakwah ini.

Untuk diketahui, Kader HMI melakukan aksi demonstrasi yang kedua kalinya Senin (02/04/2018) di depan gerbang IAIN Bengkulu. Irawan selaku koordinator aksi mendatangi kampus IAIN dengan puluhan massa lainnya menuntut Warek III di turunkan jabatannya. Mereka menuding, warek III telah merampas atribut HMI yang mereka pasang didepan kampus. (leni/ark)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close